Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2017

Cerita di Balik Hadiah

Akhirnya bisa update blog lagi. Karena kebetulan lagi senggang nungguin info pengisian kartu rencana studi (KRS) kuliah, dan lagi megang laptop juga, gue mau nulis sedikit-sedikit tentang giveaway yang gue buat awal bulan Agustus ini. Secara singkat aja, benar gue senang akhirnya bisa update blog lagi. Alasannya adalah karena beberapa hari yang lalu gue disibukkan dengan urusan masa pengenalan akademik (MPA) di kampus. Selayaknya mahasiswa baru, gue juga mendapat perpeloncoan. Kaget? Oh, jangan dulu. Karena perpeloncoan artinya, di dalam KBBI versi V, adalah: Perpeloncoan (n) perihal pelonco Pelonco (v Jw) pengenalan dan penghayatan situasi lingkungan baru dengan mengendapkan tata pikiran yang dimiliki sebelumnya. Sebenernya ini gue cuma nerusin kata-kata mantan ketua BEM kampus aja, sih. Gue juga awalnya kaget waktu dia bilang, “Kalian semua ini dipelonco!” Padahal kakak tingkatnya baik-baik semua. Dia tambahkan, “Kalau pelonco yang kalian masksud adalah kekerasan, itu ...

Ngeblog Dapat Buku? Kuy!

Gue mulai rajin beli buku sejak kelas 9 SMP. Dengan kondisi keuangan yang cukup saat itu, gue mulai beli novel. Sampai sekarang, novel yang gue punya di lemari jumlahnya sekitar dua puluhan. Masih sedikit, sih. Tapi gue merasa udah banyak banget untuk kapasitas lemari yang nggak terlalu besar di rumah. Daripada terlalu lama bertahan di lemari gue, alangkah baiknya buku-buku itu gue berikan ke orang lain yang ingin membacanya, yang dekat hubungannya dengan blog ini, yaitu pembaca blog robbyharyanto.com . (Basa-basinya gini doang, kok. Maklum, gue amatir dalam membuat giveaway. Baru pertama kali.) Jadi, gue mengajak kamu yang baca postingan ini, terutama yang sering mampir ke blog robbyharyanto.com, buat ikutan giveaway yang sedang gue adakan. Hadiahnya adalah buku koleksi gue. Jangan salah, walaupun bukunya bekas, gue punya kebiasaan baik merawat buku, kok. Buku gue kebanyakan disampul. Jadi, nggak terlalu jelek-jelek amatlah. Paling warna kertasnya aja yang sedikit menguning, ka...

Kenapa Pendidikan Kimia?

Karena sebuah kejadian, tertanamlah akar besar yang nantinya menjadi cita-cita gue. Hingga saat ini, gue masih ingat betul bagaimana kejadiannya. Naik ke kelas 5 SD sebenarnya memberi sedikit ketakutan bagi gue dan beberapa teman sekelas. Kriteria wali kelas yang gue (dan beberapa teman) takuti saat itu adalah wali kelas yang galak. Wali kelas di SD adalah orang yang akan selalu ketemu karena hampir semua mata pelajaran dia yang mengajar. Mendapat wali kelas yang galak, untuk ukuran anak SD tentunya, artinya bakal sering merasa nggak betah di kelas. Dilihat dari wajahnya, guru gue ini sudah punya modal menjadi guru galak. (Anggap saja ini adalah Robby zaman SD. Waktu itu belum kenal guru killer , cuma tahu guru galak.) Tatapannya tajam. Setiap kali menjelaskan materi di kelas, gue nggak berharap dia melihat gue dan memberi pertanyaan. Ucapannya juga pedas. Pernah sekali gue jadi petugas upacara, dia ngomentarin gue dengan kesarkasannya, “Jalan kamu kayak robot kurang batere!” Em...

Berfantasi di Dunia Fantasi

Hilang... ragaku melayang... jauh tak terbayang, ke angkasa ku akan terbang. Tumben-tumbenan sopir angkot nyetel lagu band Kotak. Lagu itu rasanya jadi dekat maknanya buat gue dalam menjalani hari ini. Turun dari angkot, kami bertiga—gue, kakak gue dan istrinya—melanjutkan perjalanan ke Ancol naik Metromini. Ini adalah pengalaman kedua gue naik Metromini bernomor 84, sekaligus pengalaman kesekian kalinya naik Metromini. Agak kaget sekaligus tambah percaya dengan pengalaman beberapa teman yang mengatakan sopir Metromini suka kebut-kebutan. NGERI BANGET! Belum ngerasain wahana di Dufan, udah dikasih dosis rendahnya duluan. Metromini = dosis rendah halilintar. Ini bukan wahana Singkat cerita kami telah sampai di depan pintu barat Dunia Fantasi (Dufan). Tempat yang dulunya gue anggap hanya orang kaya (dan bernyali besar) saja yang bisa berlibur ke sini, akhirnya hari itu kesampaian juga menginjakkan kaki di Dufan. Ada rolling door -nya, wah, bisa muter . Gila, gila, gila. D...