Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2017

Menghadapi Pingsan

Kalau tiba-tiba kepala terasa pusing, pandangan kabur, dan keseimbangan mulai goyah, gue sering mengira tubuh gue akan ambruk. Jangan-jangan gue bakal pingsan. Gue pernah tanya ke seseorang yang pernah ngerasain pingsan. Gejalanya persis kayak gitu. Gue tanya, rasanya pingsan kayak gimana, sih? Ya, nggak sadar apa-apa, jawabnya. “Oh, mirip ya, kayak kena gendam?” kata gue dalam hati. Alhamdulillah, seumur-umur gue nggak pernah mengalami pingsan. Gue kadang penasaran sampai muncul keinginan buat ngerasain pingsan. Agak aneh juga dengan keinginan gue ini. Dikira semua hal di dunia ini harus dicicipi kayak makanan di prasmanan. Keinginan untuk pingsan harus gue pikir ulang. Soalnya, gue pikir, pingsan itu serem. Bikin orang lain takut juga. Pernah gue ketemu orang pingsan di kampus. Saat itu kelas gue sedang praktikum fisika. Di tengah khusyuknya melakukan pengataman, ada bunyi gubrak yang keras. Fokus semua orang buyar. Ada yang jerit. Ada yang kaget. Ada yang takut. Ada yang tetep...

Tes Politeknik AKA Bogor dan SBMPTN

Gagal di seleksi nilai rapor AKA Bogor, gue tetap semangat untuk ikut tes tulisnya. Alasan gue bersemangat adalah: 1) Tahun ini gue harus kuliah di bidang kimia, 2) Tes tulisnya nggak bayar. Jadi, saat seleksi rapor sebelumnya gue sudah membayar 100 ribu. Orang-orang yang nggak lolos seleksi rapor masih bisa ikut tes tulis. Lumayan, kan, membuka peluang untuk kuliah. Pilihan gue masih sama seperti saat seleksi rapor: pilihan pertama Analisis Kimia dan pilihan kedua Penjaminan Mutu Industri Pangan. Masih ada jeda sekitar sebulan setelah pengumuman seleksi rapor, sekaligus sebulan pula waktu gue menghadapi SBMPTN. Gue mengatur strategi untuk membuat semua yang gue pelajari jadi efisien dalam waktu sebulan. Setiap hari, gue mengerjakan soal-soal latihan. Mata pelajaran seperti Fisika dan Matematika lebih dulu ditendang. Gue fokus belajar mata pelajaran yang lebih mungkin buat gue kerjakan, seperti Tes Potensi Akademik (TPA), Bahasa Indonesia, dan Kimia. Sesekali kalau mood...

3 Minggu, 2 Cerita, 1 Tempat

Sudah lama banget gue nggak keliling-keliling ke tempat wisata Jakarta. Gue lupa kapan menaruh label “ Robby Bencong ” di blog ini. Robby Bencong, perlu diperhatikan, bukanlah sebuah nama sekaligus jati diri, tetapi merupakan akronim dari “Robby Belajar Melancong”. Terakhir kali gue jalan-jalan, efeknya bikin gue kaget naik fly over setelah naik halilintar di Dufan. Baca di sini: Berfantasi di Dunia Fantasi Sepertinya gue lebih suka ke tempat wisata yang jenisnya visual. Lihat pemandangan sambil jalan-jalan lucu. Ini bukan berarti gue suka sama wisata-wisata yang menghadirkan setan, penampakan, dan sejenisnya. Makanya, sewaktu ke Dufan gue lebih banyak nontonin dibanding naik wahana, sembari ngasih komentar, “Aduh, itu organ dalamnya pindah nggak ya?” Tempat wisata seperti itu banyak banget di Jakarta. Mulai dari museum sampai ngelihatin hewan-hewan (oh, ya, gue pernah nekat ikut lomba stand up di Museum Nasional, Jakarta. Ceritanya baca di sini:  Lomba Stand up Comedy ...