Skip to main content

Kebiasaan yang sudah banyak ditinggalkan

Pertama, sebagai blogger gua mau ngucapin.... Assalamualaikum
Kedua, baru deh ngucapin Selamat Hari Blogger Nasional yang ke *gatau yang ke berapa*. Namanya juga blogger awam. Baru 3-4 bulan gua terjun ke dunia blog

Seperti judul diatas, banyak kebiasaan yang sudah banyak ditinggalkan bahkan hilang di masyarakat (termasuk daerah sekitar rumah gua). Sebenernya kebiasaan ini baik, tapi gimana ya, namanya juga anak jaman sekarang. Susah di bilanginnya. Nih ada beberapa contoh kebiasaan yang perlahan menghilang 

1.Ngaji

Kalo ini gua ngerasa banget. Eh tapi gua masih tetep ngaji kok walau udah SMA juga. Yang bikin gua prihatin adalah anak-anak usia dibawah gua malah banyak yang ninggalin ngaji dan milih kegiatan yang ga penting. Contoh: Ada anak (tetangga) yang malah asik nonton tv daripada ngaji. Mending kalo belajar, ini malah nonton sinetron.
Ada lagi, anak dandanannya udah rapi banget mau ke masjid buat ngaji. Udah pake baju koko, sarung, peci, sorban, karpet, karung segala macem tinggal jalan ke masjid doang malah belok ke rental ps.  Akhir zaman. 

2. Ngebantah Orangtua
Kalo ini sih malah makin berkembang. Yang udah mulai ditinggalin itu santun sama orangtua. Kalo denger anak tetangga pada nyeloncong sama orangtuanya. Belum ngerasa ditinggal orangtua sih tuh anak. Ngebantahnya macem-macem. Malah sampe ngucapin beg*, t*l*l, macem-macem lah (tanda ‘*’ berarti huruf ‘o’)

Satu lagi kebiasaan yang hilang adalah

Kebiasaan berpindah tempat tinggal (Nomaden)

Jelas aja udah ga ada, ini kan adanya zaman pra-sejarah -_- 

Comments

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca. Mari berbagi bersama di kolom komentar.

Popular posts from this blog

Sumber Ide untuk Lancar Menulis

Kok bisa sih, orang itu lancar menulis ? Sekali duduk, bisa ngetik berhalaman-halaman tulisan. Sumber idenya dari mana aja, ya? Gimana caranya ya biar lancar menulis kayak dia? sumber: freepik Saya suka bertanya-tanya tentang hal tersebut. Mungkin kamu juga menanyakan hal yang sama. Di sini insya Allah saya akan membagikan apa yang saya ketahui. Pada beberapa momen, saya bisa lancar sekali dalam menulis. Selama saya aktif menulis, rekor paling lancar adalah 10 halaman dalam waktu 3 jam! Fantastis buat saya pribadi. Wajar, saat itu saya sedang menggarap sebuah naskah. Kalau ingat masa-masa produktif itu, saya bingung dengan kondisi saat ini. Sekarang terasa lebih sulit untuk menulis. Inilah tujuannya...  Apa yang akan saya bagikan di tulisan ini akan menjadi pengingat bagi saya. Pengalaman Pribadi Pasti kita nggak asing dengan tugas pasca liburan ketika masa-masa sekolah. Ya, kan? Biasanya, pertama kali masuk sekolah setelah liburan, kita diminta nuli...

Tetap Produktif Walaupun #DiRumahAja

Tetap produktif walaupun #DiRumahAja jadi salah satu tekad saya menghadapi fenomena social distancing . Rugi banget kalau melakukan hal sia-sia pokoknya. Seperti yang dikatakan Rasulullah, “Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaaat.” sumber: unsplash.com Sepekan terakhir ramai kampanye tagar #DiRumahAja . Tagar itu sebagai dukungan terhadap social distancing yang tujuannya mengurangi aktivitas di luar rumah . Sebelum lebih jauh, social distancing adalah strategi kesehatan publik untuk mencegah dan menghambat penyebaran virus. Caranya dengan menjaga jarak dengan mereka yang sedang sakit, termasuk menghadiri pertemuan dengan jumlah banyak seperti konser dan festival. Kebijakan tersebut, mengutip salah satu artikel di internet, adalah upaya untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit yang disebabkan virus corona . Banyak hal positif yang saya rasakan selama masa-masa social distancing ini. Saya, yang jarang di ru...

Maret 2025: Penantian Panjang dan Nikmat Ramadhan

Bulan Maret ini banyak banget hal yang mau ditulis. Ditambah sedang dalam bulan Ramadhan, nggak mungkin kekurangan cerita dari perjalanan ibadah di bulan suci ini.  Saat post ini ditulis, saya sedang berada di kampung. Ngetik di laptop, sambil mendengar suara alam, dan ditemani teh kemanisan yang mulai dingin. Rasanya bawa laptop ke kampung jadi keputusan yang tepat untuk tetap jaga ritme aktivitas. Ditambah lagi masih cukup luang waktu di kampung. Penantian Panjang Sejak mulai rutin merekap aktivitas bulanan di blog, saya sering menyebut tentang publikasi artikel. Akhirnya, setelah penantian tersebut, artikel saya terpublikasi. Silakan bagi yang berminat membaca Analysis of Students Scientific Literacy in Integrated Acid-Base Learning Socioscientific Issues Kalau ditanya bagaimana perasaannya, yang pasti senang banget! Karena ini akan membuka peluang untuk publikasi artikel-artikel berikutnya. Semoga rasa semangat itu terus hadir. Dan yang paling penting, tulisan saya bisa membawa...