Skip to main content

Ngeblog Dapat Buku? Kuy!

Gue mulai rajin beli buku sejak kelas 9 SMP. Dengan kondisi keuangan yang cukup saat itu, gue mulai beli novel. Sampai sekarang, novel yang gue punya di lemari jumlahnya sekitar dua puluhan. Masih sedikit, sih. Tapi gue merasa udah banyak banget untuk kapasitas lemari yang nggak terlalu besar di rumah.

Daripada terlalu lama bertahan di lemari gue, alangkah baiknya buku-buku itu gue berikan ke orang lain yang ingin membacanya, yang dekat hubungannya dengan blog ini, yaitu pembaca blog robbyharyanto.com.

(Basa-basinya gini doang, kok. Maklum, gue amatir dalam membuat giveaway. Baru pertama kali.)

Jadi, gue mengajak kamu yang baca postingan ini, terutama yang sering mampir ke blog robbyharyanto.com, buat ikutan giveaway yang sedang gue adakan. Hadiahnya adalah buku koleksi gue. Jangan salah, walaupun bukunya bekas, gue punya kebiasaan baik merawat buku, kok. Buku gue kebanyakan disampul. Jadi, nggak terlalu jelek-jelek amatlah. Paling warna kertasnya aja yang sedikit menguning, kayak buku yang udah lama pada umumnya.

Nah, jadi bagaimana caranya mengikuti giveaway ini?

Pertama, buat postingan di media menulis online. Tulisan yang baru dan belum dipublikasikan di manapun, juga bukan arsip lama. Terserah mau di Blogger, Wordpress, Tumblr, Medium, Inspirasi.co, Hipwee, Wattpad dan semacamnya. Tema tulisannya adalah “Aku dan Buku”. Kembali lagi, terserah mau nulis dalam bentuk apa. Mau curhat, cerpen, puisi, pamflet iklan, skripsi, tesis, dan lain-lain. Yang penting sesuai tema.

Kedua, kirim link tulisanmu melalui mention Twitter @robby_haryanto. Kalau nggak punya Twitter, kirim link-nya lewat email robbyharyanto1@gmail.com. Kalau nggak punya email gimana? Jangan bercanda! Bikin dulu sana.

Ketiga, tungguin deh pengumumannya.

Untuk persyaratan, gue tidak memberatkan kalian untuk minimal lulus S1 dan berpengalaman kerja 3 tahun. Syarat utamanya adalah... ikutin aja langkah-langkah di atas. Mau nulis panjang silakan, cuma judul silakan. Tapi, nggak akan gue menangin! Hahaha. Gampang banget ya giveaway ini. Makanya buruan ikutan. (lho, maksa.)

Hadiah dari giveaway ini adalah:

Juara 1: The Fault in Our Stars - John Green (Qanita, 2015)


Novel terjemahan dari John Green, penulis bestseller dunia, yang menceritakan tentang kisah cinta sepasang kekasih yang tidak sempurna dalam fisiknya. Siapa, sih, yang nggak tahu buku ini? Bukunya sudah difilmkan!

Juara 2: Romeo Gadungan – Tirta Prayudha aka @romeogadungan (GagasMedia, 2016)


Kumpulan cerita memoar komedi yang menceritakan kisah patah hati Tirta aka @romeogadungan. Dia adalah selebtwit dan selebask yang lumayan rame, juga seorang blogger.

Juara 3: Tetanus – Arya Novrianus (Bukune, 2015)



Buku personal litterature komedi tentang kehidupan seorang Arya Novrianus, seorang stand up comedian dan finalis SUCI 7. Ceritanya dibumbui komedi hingga tragedi yang melibatkan perasaan dan emosi—sedikit mengutip testimoni di buku ini.

Hadiahnya memang nggak mengenyangkan. Anggap saja kamu dapat tema menulis, lalu, kalau beruntung, dapat hadiah.

Periode giveaway ini dimulai tanggal 11 Agustus 2017 berakhir tanggal 11 September 2017. Pemenang gue umumkan tanggal 17 September 2017... lewat kuping. Jadi, gue nyamperin ke rumah para pemenang, lalu gue bisikin, “Gokil! Elo menang!” Bahaha. Nggak gitu. Para pemenang gue umumkan di blog ini.

Selamat mengikuti giveaway sederhana ini. 

Comments

  1. Oke, gue ikutan. Tunggu aku TFIOS..

    ReplyDelete
  2. Menurut kamu
    Saya harus ikut g?
    Trus kalo saya juara 1,2,3
    Gimana?

    ReplyDelete
  3. Aaaaak maaaau TFIOS! Ini aku sok-sokan bilang fansnya John Green, tapi TFIOS aja belom punya :(

    Temannya "Aku dan Buku," yeps. Tidak memberatkan pembaca. Kalau "Aku dan Buku Nikah," baru deh kayaknya keder.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuk, Kak Icha, ikutan. Temanya nggak beratin, kan? :))

      Delete
  4. Pembuka gerbang, untuk menulis *oke sip ikutan ah wkwk

    ReplyDelete
  5. Banyak bet koleksi loe Rob, btw gw angkat tangan yang Jhon Green, seriusan gw gak kenal dia dan lom liat filmnya.. #Jujur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih dikit, bang, dibanding yang ada di Perpusnas. :))

      Delete
  6. Gokil rob!. Saya pengen ketiga2nya!
    Cranya gimana ya?

    ReplyDelete
  7. waw! selain menuh-menuhin lemari, mungkin giveaway ini juga sebagai "syukuran" karena si empunya blog udah jadi mahasiswa pendidikan kimia di UNJ.

    11 september? oke masih lama
    *balada pengejar mepet deadline haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah. Bisa dibilang begitu juga. :)

      Ayo, Mas Wisnu biasanya ngikut nih. Hehehe.

      Delete
  8. Duh temanya aku dan buku :') ane seringnya di blog baper baperan doang :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baper sama buku pernah dong? Kan bahasa Inggrisnya kertas: baper. *ditampol*

      Delete
  9. gak kelamaan tuh bang giveawaynya.. sebulan. tapi tetap bakal ikut. sapatau aja beruntung. haha.

    salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, ngumpulin duit dulu buat bayar ongkir. :))

      Delete
  10. Pengalaman sama buku gambar juga boleh, bang. :))

    ReplyDelete
  11. Mas robi, mantap jiwa, kira ente sudah tua taunya baru msk kimia. Salam dari jurusan sebelah yang pake teknik, kamu akan sadar bedanya

    Btw numpang promosi berfaedah gan http://www.twisctre.com/2017/08/sumber-sumber-terlarang-untuk-karya.html artikel gini susah btw soalnya gw udah nyari "sumber terlarang blogspot wikipedia" nggak ada gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anyway kalo nggak bs link aktif gampang, tinggal block url dan "go to", bbrp browser udah otomatis deteksi link aktif dlm suatu paragraf

      Delete
    2. Anyway kalo nggak bs link aktif gampang, tinggal block url dan "go to", bbrp browser udah otomatis deteksi link aktif dlm suatu paragraf

      Delete
    3. Wah kimiaan juga? Thanks infonya. :)

      Delete
  12. Well, gue akhirnya menemuka postingan buat ngeblog! Yay!

    ReplyDelete
  13. Kalau udah pernah baca semua bukunya gimana? Tapi cuma nomor 2 yang masih berdiri di rak. Nomor 1 dan 3 waktu itu minjem. Wqwq. Lumayan, sih, kalau ikutan jadi ada ide nulis. Deadline-nya masih lama ini. *dasar penggila deadline*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak apa-apa. Nanti kalau menang bukunya dijadiin hadiah h lagi. xD

      Delete
  14. aku mau roobb yang the fault in our stars karena aku males banget nonton pilemnya. lamaaakkkk
    ,, ato gini ajadaaa
    tukeran buku kita giimana?
    aku juga suka koleksi novel dan bisa dibilang ga sedikit sih
    yuk mau ga?

    ReplyDelete
  15. Waaaaah boleh juga nih. Lumayan bisa jadi solusi pas mau beli novel tapi nggak punya uang.

    ReplyDelete
  16. Waaaaah boleh juga nih. Lumayan bisa jadi solusi pas mau beli novel tapi nggak punya uang.

    ReplyDelete
  17. Saya mau buku paket trilogi Lord Of The Ring nya Rob. eh gada ya... saya nggak begitu tahu ttg penulis buku2 itu, Rob. Tapi saya akan ikutan ngeramein. Inshaallah disempetin walo gak punya banyak cerita ttg buku dan saya. xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah itu mah saya juga nggak punya. Dan, baru tau sih LotR ada bukunya. :D

      Delete
  18. salam kenal kakak. Pengen ikutan aku kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga. Silakan ikutan aja yaa gratis. Hehehe.

      Delete
  19. Wah, Mbak Mayang kembali lagi. Makasih, Mbak. :)

    ReplyDelete
  20. Sekalipun ada giveaway begini, apakah baik-baik saja bila saya mengikuti giveaway ini lalu saya tulis semuanya di dalam cerpen atau tulisan shitpost untuk diisi ke blog pribadi, yang sebenarnya nggak pribadi-pribadi amat? Mohon dijawab bg

    ReplyDelete
  21. aku mau juara 2 .....
    pingin baca tulisannya mas Tirta
    belum sempat beli
    semoga cepat sembuh mas Tirta dari sakit GBSnya

    ReplyDelete
  22. Aku mau buku yang kedua, romeo gadungan kek nya gokil :D, tunggu di email yak

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca. Mari berbagi bersama di kolom komentar.

Popular posts from this blog

Berdasarkan Pengalaman: Tips Konsisten Menulis

Suatu hari saya iseng bikin question story di Instagram. Saya bikin question tentang “topik apa yang orang lain pengin baca di blog saya” . Biasa. Saya lagi bingung mau nulis tentang apa. Kehabisan ide. Di luar dugaan, jawabannya banyak. Banyak yang nggak nyambung. Ada yang minta follow back , ada yang dagang, ada yang “yuk kak cek IG kami”. Ada satu jawaban, tulisannya: "tips istiqomah menulis" . Nah, ini yang saya tunggu. Bisa jadi tulisan nih, kata saya dalam hati. Alhamdulillah, akhirnya ada bahan buat nulis. Saya mengartikan jawaban tersebut sebagai "tips konsisten menulis". Semoga nggak jauh-jauh artinya. Baca juga: Sumber Ide untuk Lancar Menulis Kepada Siapa Tulisan-tulisan Ini Ditujukan Sebelum bahas lebih jauh, harus diakui bahwa saya belum begitu konsisten dan rutin dalam menulis. Mungkin baru akhir-akhir ini, ketika pandemi covid-19 menyerang, saya jadi lebih sering nulis. Ketemu laptop terus soalnya. Sebenarnya, untuk tulisan...

Dilanku, Dilanmu, Dilan Kita Semua

Lemari buku saya semakin penuh. Untuk menguranginya, satu per satu saya jual. Saya nggak nyangka ada yang mau beli buku bekas milik saya. Dari hasil penjualan itu, alhamdulillah saya bisa beli makan di akhir bulan.  Seiring berjalannya waktu, ada dua hal yang saya sesali. Pertama, kenapa uang penjualan buku nggak saya tabung. Padahal ada sekitar 10 lebih buku sukses terjual dengan harga 25-30 ribu per buku. Kedua, saya nggak bisa hemat. Ya sudah, biarlah yang lalu telah terjadi. Nasi sudah menjadi nasi goreng. Baca juga: Pengalaman Berjualan Buku Buku yang Menghangatkan Rumah Meskipun beberapa buku sudah terjual, saya tetap membeli buku yang lain, bahkan sekarang lebih banyak dari sebelumnya. Saya jadi bingung. Niat saya jual buku biar buku di lemari saya berkurang.  Sekarang malah ditambah.  Gimana sih maunya saya. Melihat kondisi begini, terbersit dalam pikiran saya, “Buku ini harus tetap bermanfaat, tapi saya nggak mau kehilangan mereka, tapi ...

Gerilya Bersenjatakan Buku

Setelah Tepi Buku nggak berjalan lagi , saya masih tetap membaca; sebagaimana orang bodoh yang tak mau terus-terusan menjadi bodoh. Dari Tepi Buku, banyak hal yang membuat saya belajar arti kolaborasi. Sebagaimana istilah yang saya temui di buku Kolaborasi Kebaikan karya Mas Alfath Bagus; kolaborasi artinya menemukan titik temu di antara banyak perbedaan. Buku Presiden Mahasiswa (Presma) BEM KM UGM 2017 itu begitu menginspirasi saya dalam memaknai kolaborasi. Atau, mengutip perkataan seorang guru: berbeda itu pasti, bersatu itu keharusan. Saya nggak ingin mengklaim Tepi Buku adalah milik saya seorang. Bukan. Namun, semangat yang dibangun sejak awal amat saya rasakan berada dalam diri saya. Pasca nggak berjalannya Tepi Buku, kami berlima tetap berteman. Fahmi masih baik sama saya. Masih suka makan bareng juga. Semua kembali sediakala. Sekali pun dalam kondisi yang enak buat ngobrol, saya jadi agak sungkan buat melanjutkan Tepi Buku.  Biarlah berlalu, nggak usah dip...