Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2020

Menyelami Kolam Kalam

Salah satu sumber ide menulis bagi saya adalah media sosial. Bisa dari pengamatan aktivitasnya, bisa juga dari memanfaatkan fiturnya. Fitur favorit saya di Instagram adalah Ask Me Question. Fitur ini sempat jadi perdebatan karena ada dua aliran cara penggunaannya.  1) Versi pertama mereka yang berlaku sebagai penanya dan followers menjawab  2) Versi kedua mereka yang menjawab pertanyaan followers.  Pihak Instagram mengonfirmasi, cara yang benar adalah versi kedua. Tapi saya lebih suka versi pertama. #TimNanyaJawaban Terlepas dari gimana cara pakainya yang benar, fitur ini banyak banget manfaatnya. Bicara sebagai blogger, dari fitur ini, saya bisa banyak ngobrol sama teman-teman followers. Misal, saran buat blog saya. Fitur Question menjadi jembatan saya berkomunikasi dengan teman-teman. Aktivitas ngeblog saya mungkin lagi semangat-semangatnya. Semangat ini bikin terpikirkan satu hal yang ... cukup iseng: saya mau bikin sesuatu. Tapi, entah apa yan...

Mengapa Ingin Menjadi Guru? (Sebuah Refleksi Semester 6)

Hari ini, setidaknya ketika tulisan ini diposting, status saya adalah mahasiswa semester 6 jurusan Pendidikan Kimia Universitas Negeri Jakarta. Status ini, seringkali membawa saya pada obrolan yang cukup sering saya alami. Orang lain: “Kuliah di mana, Dek?” Saya: “UNJ, Pak/Bu/Mas/Mbak.” Orang lain: “Jurusan apa?” Saya: “Pendidikan Kimia, Pak/Bu/Mas/Mbak.” Orang lain: “Oh, mau jadi guru ya?” Kadangkala, percakapan baris kelima punya variasi jawaban seperti ini: Orang lain: “Oh, berarti bisa ngerakit bom dong? Kan kimia!” Bagaimana pun pandangan orang lain tentang jurusan Pendidikan Kimia, percayalah, di sinilah saya banyak menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dalam hidup. Tentang cita-cita menjadi guru. *** Apakah saya berkeinginan menjadi seorang guru? Tentu, hal ini sudah saya niatkan sejak SD. Meskipun ada sedikit pergeseran; yang tadinya mau jadi guru matematika, berubah menjadi kimia. Semua perubahan itu pernah saya tulis di posti...

Berdasarkan Pengalaman: Tips Konsisten Menulis

Suatu hari saya iseng bikin question story di Instagram. Saya bikin question tentang “topik apa yang orang lain pengin baca di blog saya” . Biasa. Saya lagi bingung mau nulis tentang apa. Kehabisan ide. Di luar dugaan, jawabannya banyak. Banyak yang nggak nyambung. Ada yang minta follow back , ada yang dagang, ada yang “yuk kak cek IG kami”. Ada satu jawaban, tulisannya: "tips istiqomah menulis" . Nah, ini yang saya tunggu. Bisa jadi tulisan nih, kata saya dalam hati. Alhamdulillah, akhirnya ada bahan buat nulis. Saya mengartikan jawaban tersebut sebagai "tips konsisten menulis". Semoga nggak jauh-jauh artinya. Baca juga: Sumber Ide untuk Lancar Menulis Kepada Siapa Tulisan-tulisan Ini Ditujukan Sebelum bahas lebih jauh, harus diakui bahwa saya belum begitu konsisten dan rutin dalam menulis. Mungkin baru akhir-akhir ini, ketika pandemi covid-19 menyerang, saya jadi lebih sering nulis. Ketemu laptop terus soalnya. Sebenarnya, untuk tulisan...

Ingatlah Hari Ini saat Pulih Nanti: Mengasingkan Diri

Saat tulisan ini diketik, pandemi covid-19 sudah memasuki pekan ketiga. Kondisi semakin mengerikan. Angka-angka kasus positif semakin meningkat hari ke hari. Semoga pandemi ini segera usai. Selama tiga pekan pula saya masih terus di rumah aja. Nggak banyak keluar rumah. Aktivitas harian di luar rumah jadi berkurang. Waktu-waktu yang membosankan di jalan berganti menjadi waktu-waktu rebahan di rumah. Mengasingkan diri. Alhamdulillah, disyukuri aja. Baca juga: Tetap Produktif Walaupun #DiRumahAja Merawat Niat Sesekali saya kangen dunia luar, seperti yang diungkapkan teman-teman di media sosial saya. Postingan tentang masa SMA, aktivitas kampus, dan jalan-jalan ke puncak. Saya kangen semuanya! Saya nggak posting bukan berarti nggak kangen. Saya nahan aja. Saya juga kangen dunia yang penuh keramaian, yang penuh mobilitas tinggi, dan banyak bergerak. Masa-masa itu sedang menjadi satu hal berharga yang kelak akan saya kenang dalam hidup saya. Betapa berkesannya masa-masa...