Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2024

A Day in My Life with Chemistry: Ide Aktivitas di Sekolah setelah Liburan

Sebelumnya, saya pernah tulis, kalau saya memberi tugas menulis cerita selama liburan. Inilah ide aktivitas untuk siswa setelah libur lebaran. Saya tau, ini bukan ide satu-satunya dan pertama kalinya. Secara kebutuhan, ini cocok kondisinya dengan keadaan saat ini. Ide itu datang ketika saya coba ingat-ingat lagi ketika masa sekolah dulu. Sering dahulu ketika level SD, aktivitas itu selalu muncul. Terutama pada saat pelajaran Bahasa Indonesia. Nah, bagaimana denganku—yang merupakan guru kimia? Saya ajak mereka menghubungkan cerita mereka dengan hal-hal yang berkaitan dengan kimia. Bisa bentuknya suatu konsep, kandungan dalam suatu bahan, dan nama/rumus kimia dari suatu benda. Ketika saya sampaikan di kelas, “Aktivitas kita hari ini: silakan menulis cerita kalian selama liburan.” Respons yang hampir mirip di setiap kelas: “haah?” dan “yaaah“ “Tunggu, belum selesai,” ujarku. “Karena ini kelas kimia, maka hubungkan cerita kalian dengan sesuatu yang berkaitan de...

Libur Lebaran 2024

Hari ini masuk pertama sekolah. Aktivitas pertama yang saya lakukan bersama para siswa adalah menulis cerita selama liburan. Mungkin dalam benak kalian akan bertanya, “Kamu sebenarnya guru apa?” Ya, betul, saya adalah guru kimia.  Bagaimana kisahnya? Nanti akan saya tulis di postingan terpisah. Sebagaimana siswa-siswa saya di sekolah, kali ini saya juga akan menceritakan libur akhir puasa dan lebaran kemarin. 1/  Libur akhir puasa dimulai tanggal 4 April. 3 hari sebelumnya saya sudah memulai i’tikaf di Masjid Baitul Ilmy, Labschool Rawamangun, Jakarta Timur. Ada kesan bahagia ketika bisa kembali i’tikaf di Labschool Rawamangun, setelah terakhir kali diadakan tahun 2019. Bahagia karena kembali ke sini, bahagia karena masih bisa merasakan i’tikaf 2/ Tanggal 6 April saya, bapak, dan mama berangkat mudik dengan tujuan Grobogan, Jawa Tengah. Memasukai daerah Karawang, bus yang kami tumpangi seketika mengeluarkan asap dan suara gaduh. Beberapa penumpang menjerit. Ada pula yang terba...

Refleksi Ramadhan 1445 Hijriah

Jelang akhir Ramadhan 1445 Hijriah, dikabarkan salah satu komedian favorit, Babe Cabiita, meninggal dunia. Kabar tersebut mengejutkan publik. Isi media sosial saya banyak membahas tentang kebaikan-kebaikan beliau selama hidup. Babe dikenal sebagai orang yang dermawan dan sangat menghindari riba. Setidaknya itulah penuturan banyak orang tentang almarhum. Selain Babe, kabar meninggal di bulan Ramadhan ini saya dapati juga dari adik tingkat. Namanya Rifqi Ramadhan. Rifqi sudah dirawat di rumah sakit sejak sebelum Ramadhan. Penyakitnya cukup komplikatif. Sekitar dua puluh hari berjuang di rumah sakit, pada 10 hari terakhir Ramadhan Rifqi meninggal. Lahir di bulan Ramadhan, meninggal di bulan Ramadhan.  Almarhum Rifqi bikin saya iri. Sebab banyak testimoni-testimoni kebaikannya selama hidup, terutama aktivitasnya bersama Al-Qur'an, yang diungkap oleh teman seangkatan maupun yang berbeda angkatan dengannya. Terakhir ketika saya menjenguknya di rumah sakit, Rifqi masih belum sadar penuh, ...