Saya pernah mengalami masa-masa itu. Menjadi seorang secret admirer . Pengagum rahasia. Nggak tau kenapa, menurut saya, kebanyakan orang yang terbiasa menulis sering mengalami hal ini. Mereka, lewat kelihaiannya dalam menulis, akan mencurahkan perasaannya lewat kata demi kata. Kalimatnya disusun serapih mungkin, semanis mungkin. Sehingga ketika tulisan itu sengaja atau tidak disengaja oleh teman, tidak akan meninggalkan celah untuk memunculkan pertanyaan: “Lu lagi suka sama si itu ya?” Ya, saya pernah mengalami masa-masa itu. Dapat pertanyaan begitu rasanya kayak ditodong, terus gelagapan menjawabnya. Salah sendiri nulis begitu. Ada dua jenis pengagum rahasia dalam menuliskan pesan rahasianya. Pertama, mereka yang benar-benar rahasia. Orang seperti ini akan banyak menulis di buku catatan kecil. Ditaruhnya buku itu di tempat yang jarang dijangkau orang lain. Hanya dia dan Allah yang tahu. Baca juga Diangkat dari Buku Harian Tipe kedua, orang yang senang ca...