Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2020

Kepada Siapa Tulisan-tulisan Ini Ditujukan

Saya pernah mengalami masa-masa itu. Menjadi seorang secret admirer . Pengagum rahasia. Nggak tau kenapa, menurut saya, kebanyakan orang yang terbiasa menulis sering mengalami hal ini. Mereka, lewat kelihaiannya dalam menulis, akan mencurahkan perasaannya lewat kata demi kata. Kalimatnya disusun serapih mungkin, semanis mungkin. Sehingga ketika tulisan itu sengaja atau tidak disengaja oleh teman, tidak akan meninggalkan celah untuk memunculkan pertanyaan: “Lu lagi suka sama si itu ya?” Ya, saya pernah mengalami masa-masa itu. Dapat pertanyaan begitu rasanya kayak ditodong, terus gelagapan menjawabnya. Salah sendiri nulis begitu. Ada dua jenis pengagum rahasia dalam menuliskan pesan rahasianya. Pertama, mereka yang benar-benar rahasia. Orang seperti ini akan banyak menulis di buku catatan kecil. Ditaruhnya buku itu di tempat yang jarang dijangkau orang lain. Hanya dia dan Allah yang tahu. Baca juga Diangkat dari Buku Harian Tipe kedua, orang yang senang ca...

Tetap Produktif Walaupun #DiRumahAja

Tetap produktif walaupun #DiRumahAja jadi salah satu tekad saya menghadapi fenomena social distancing . Rugi banget kalau melakukan hal sia-sia pokoknya. Seperti yang dikatakan Rasulullah, “Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaaat.” sumber: unsplash.com Sepekan terakhir ramai kampanye tagar #DiRumahAja . Tagar itu sebagai dukungan terhadap social distancing yang tujuannya mengurangi aktivitas di luar rumah . Sebelum lebih jauh, social distancing adalah strategi kesehatan publik untuk mencegah dan menghambat penyebaran virus. Caranya dengan menjaga jarak dengan mereka yang sedang sakit, termasuk menghadiri pertemuan dengan jumlah banyak seperti konser dan festival. Kebijakan tersebut, mengutip salah satu artikel di internet, adalah upaya untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit yang disebabkan virus corona . Banyak hal positif yang saya rasakan selama masa-masa social distancing ini. Saya, yang jarang di ru...

Kita Targetkan di Bulan Ramadan Tahun Ini

Dua Ramadan terakhir, saya senang membuat target-target yang akan dicapai selama Ramadan . Biasanya, saya membuat daftar target ibadah beserta jumlahnya. Ada yang targetnya harian, pekanan, dan sebulan. Tentu, target-target itu berusaha sebenar mungkin niatnya hanya karena Allah. Sumber: https://elmafitria.wordpress.com Meskipun masih ada waktu 39 hari sebelum Ramadan (terhitung dari postingan ini di- upload ), semangat itu harus mulai dibangkitkan. Terutama teman-teman saya di WhatsApp yang semangat  upload pengingat Ramadan sejak h-100. Masya Allah. Semoga kita disampaikan pada bulan Ramadan. Sedikit flashback . Belum pernah terpikirkan akan target-target seperti khatam Quran dalam sebulan, rutin qiyamullail, dan lain-lain. Belum, sama sekali belum. Satu-satunya targetan yang saya buat kala itu adalah puasa sebulan penuh tanpa bolong . Harus, soalnya nggak ada halangan kayak perempuan. Sekalipun pas berangkat pulang kampung, saya sering request untuk berangka...