Skip to main content

Posts

WISGR, Bukti Kreativitas Anak Bangsa

Apa yang membanggakan dari Indonesia?  Menurut gue, manusianya, terutama kreativitasnya. Banyak banget orang Indonesia yang kreatif. Misalnya, di jalur 3 in 1. Orang-orang kreatif tadi memanfaatkan aturan itu menjadi peluang mencari uang sebagai joki 3 in 1. Oke, kayaknya itu bukan contohnya deh. Terbukti, kreativitas anak bangsa telah membuahkan hasil—bukan jadi joki 3 in 1 tentunya. Salah satu buktinya adalah dengan munculnya game WISGR . Game ini dibuat oleh developer game Guklabs. Game ini sudah mulai ramai dibicarakan di banyak forum digital. Ramainya perbincangan mengenai WISGR karena diprediksi game ini akan menjadi game yang dapat sambutan baik di pasar game internasional. Kekuatan WISGR ada pada story dari gameplaynya. WISGR berusaha membawakan cerita yang dapat menyentuh perasaan pemain serta ceritanya pun full original. WISGR adalah game PC bergenre action adventure . Karakter utama dalam game ini bernama Boghe yang merupakan seorang pema...

Backpackeran ke Lombok, Nggak Perlu Tunggu Low-Season Kalau Ada Bus AKAP

foto:img-o.okeinfo.net Lombok itu jauh, apalagi dari tempat tinggal gue di Jakarta. Karena alasan ini, gue dan banyak orang yang berpikiran sama, jadi mikir-mikir beribu kali untuk backpacker- an ke Lombok, terutama lewat jalur darat. Karena perjalanan sangat panjang, ditambah dengan dua kali penyeberangan laut yang bakal menguji fisik dan kesabaran. Kamu setuju, kan, perjalanan darat itu melelahkan? Untuk backpacker sejati, perjalanan jauh bukanlah halangan karena mereka memang terlahir untuk suka menghabiskan waktu menikmati perjalanan. Misalnya, kamu berangkat dari Jakarta menuju Lombok dengan bekal selembar tiket bus di tangan. Mampukah kamu menaklukkannya? Jarak yang sangat jauh, sekitar 1.300 kilometer, itu bisa ditempuh dalam waktu 1 jam 50 menit dengan pesawat terbang. Namun, untuk backpacking dengan menggunakan bus kota, bersiaplah dengan petualangan duduk lebih dari 30 jam duduk di kursi penumpang bus. Karenanya, butuh lebih dari sekadar niat untuk bisa sampai ke ...

Pemimpin Itu KITA

Sejatinya kita adalah seorang pemimpin; pemimpin untuk banyak orang dan, lebih mendasar lagi, pemimpin untuk diri sendiri. Bila sosok pemimpin masih saja digambarkan sebagai orang-orang yang memangku jabatan di suatu lembaga maupun organisasi, bisa jadi makna pemimpin sebenarnya belum benar-benar kita pahami. Pemimpin yang biasa kita pahami adalah pemimpin secara struktural, bukan secara esensial. Kepemimpinan sebenarnya bisa tumbuh pada tiap-tiap individu. Karakter-karakter seorang pemimpin akan muncul saat seseorang masuk ke dalam suatu wadah sosial. Sosok pemimpin pastinya memiliki tiga karakter. Pemimpin memiliki sifat kreatif yang mana menjadi modal dalam mengarungi suatu perjalanan. Kreativitas pemimpin akan diuji saat dihadapkan dengan masalah. Ketika dalam menyelesaikan suatu masalah, pemimpin yang kreatif tidak akan kehabisan ide menemukan solusi. Selain dalam menyelesaikan masalah, kreativitas pemimpin juga akan berpengaruh dalam perwujudan impian yang disusun bersama-s...

PKMF MIPA 1 2018 "Pendidikan Saat Ini"

Assalamu'alaikum. Hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia! Hidup pendidikan Indonesia! Alhamdulillah pada post kali ini saya akan membagikan sedikit gambaran mengenai acara PKMF MIPA 1 2018. Saya hanya dapat memberikan gambaran mengenai jalannya acara karena pada waktu yang bersamaan saya berhalangan hadir. Sebagai referensi dari tulisan ini, saya membaca tulisan milik teman-teman saya. Acara dilaksanakan pada hari Rabu, 25 April 2018 bertempat di Gedung Dewi Sartika 10.16, Kampus A UNJ. Acara kembali dipandu oleh Kak Mahbub Al-Haqi (Kimia 2016). Materi II pada hari ini bertemakan "Pendidikan Kontemporer" yang disampaikan oleh Kak Rakha Ramadhana (Kepala Departemen Kominfo BEM UNJ 2018). Sistem pendidikan Indonesia diatur dalam UU Nomor 20 tahun 2003.  Urgensi dari pendidikan itu sendiri ada beberapa poin yang disampaikan oleh Kak Rakha: 1. Memberikan pengetahuan Kita dapat mengambil suatu landasan hadits. "Jika seseorang meninggal dunia, ...

Pra PKMF MIPA 2018 "Sehari Belajar Urgensi Kaderisasi"

Assalamu'alaykum. Hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia! Hidup pendidikan Indonesia! Pada hari Sabtu, 14 April 2018 saya mengikuti agenda Pra Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Fakultas (PKMF) MIPA di Gedung KH. Hasyim Asy'ari Kampus A UNJ ruang 203-204. Presensi peserta dibuka pukul 12.36. Acara ini dipandu oleh Kak Mahbub Al-Haqi (Kimia 2016). PKMF MIPA 2018 memiliki tema "FMIPA KITA: Kreatif, Aktif, dan Inisiatif". Sebagaimana acara-acara di UNJ, yang diplesetkan menjadi Universitas Negeri Jargon, acara PKMF MIPA memiliki jargon: "berpikir kreatif, bergerak aktif, kami pemuda inisiatif." Sebuah kalimat yang cukup menggugah bagi saya. Acara dibuka dengan mengucap lafaz ta'awuz, basmallah, dan sholawat. Selanjutnya tilawah Quran oleh saya sendiri. Kemudian sambutan dari ketua pelaksana PKMF MIPA 2018 oleh Kak Muhammad Fahry Arrasyid (Kimia 2016). Dalam sambutannya, Kak Fahry berharap pada peserta agar mengikuti seluruh rangkaian agenda PKMF. ...

Diangkat dari Buku Harian

Sudah 53 hari blog ini nggak ada postingan baru. Setelah postingan terakhir berjudul “Menghadapi Pingsan”, nggak ada lagi update  tulisan di blog ini. Mungkin blog ini sengaja gue “pingsankan”. Ini pun sebenarnya masih belum benar-benar sadar karena cuma nyolong waktu-waktu senggang. Memanfaatkan libur semester 1 yang tersisa hingga 28 Februari. Sekaligus ini adalah update blog pertama di tahun 2018. Saat-saat seperti ini, banyak juga orang-orang yang kayak gue. Setelah lama nggak posting, bingung mau nulis apa. Bingung mau mulai dari mana. Gue pun sedang merasa begitu. Kebiasaan menulis untuk blog pelan-pelan terkikis menjadi kebiasaan membuat broadcast message  undangan rapat atau informasi organisasi. Mungkin ke depannya gue mau update blog lagi. Nggak akan sering juga. Ngisi blog biar stamina menulis kembali pulih. Soalnya ke depannya gue butuh ketahanan nulis yang tinggi. Iya, iya, terlalu dini kalau gue bilang skripsi. Selama vakum, gue sempat mikir perihal stam...

Menghadapi Pingsan

Kalau tiba-tiba kepala terasa pusing, pandangan kabur, dan keseimbangan mulai goyah, gue sering mengira tubuh gue akan ambruk. Jangan-jangan gue bakal pingsan. Gue pernah tanya ke seseorang yang pernah ngerasain pingsan. Gejalanya persis kayak gitu. Gue tanya, rasanya pingsan kayak gimana, sih? Ya, nggak sadar apa-apa, jawabnya. “Oh, mirip ya, kayak kena gendam?” kata gue dalam hati. Alhamdulillah, seumur-umur gue nggak pernah mengalami pingsan. Gue kadang penasaran sampai muncul keinginan buat ngerasain pingsan. Agak aneh juga dengan keinginan gue ini. Dikira semua hal di dunia ini harus dicicipi kayak makanan di prasmanan. Keinginan untuk pingsan harus gue pikir ulang. Soalnya, gue pikir, pingsan itu serem. Bikin orang lain takut juga. Pernah gue ketemu orang pingsan di kampus. Saat itu kelas gue sedang praktikum fisika. Di tengah khusyuknya melakukan pengataman, ada bunyi gubrak yang keras. Fokus semua orang buyar. Ada yang jerit. Ada yang kaget. Ada yang takut. Ada yang tetep...